
Jakarta, Body Work Biz Indonesia
—
Britney Spears
cerita pengalaman buruk yang baru-baru ini ia alami gegara melakukan prosedur kecantikan berupa botoks. Akibat prosedur itu, kelopak matanya turun.
Dalam unggahan di media sosial pada 8 Agustus 2026, penyanyi ini mengatakan seorang dokter “menyuntikkan begitu banyak Botox di mata kiri ini sampai kelopak matanya turun.”
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menunjukkan kondisinya kepada penggemar dengan menekan jarinya ke mata kiri dan membuat bagian tengah kelopak matanya turun hingga menutupi separuh matanya itu.
Britney Spears menyebut seluruh pengalaman itu “sangat memalukan” apalagi matanya turun selama sekitar “empat minggu.”
“Dan baru sekarang kondisinya mulai membaik dan kembali normal,” ujarnya dalam klip dengan keterangan “Kalian tidak bisa memercayai siapa pun!!!”
”
Girls
, kalian harus berhati-hati jika ingin melakukan Botox,” lanjut Spears. “Orang-orang dan dokter-dokter ini benar-benar bisa merusak mata kalian.”
“Berhati-hatilah dengan orang-orang ini. Mereka mencoba mengubah wajah kalian dan justru malah merusak segalanya,” pungkasnya. “Jagalah tubuh kalian, karena itu milik kalian sepenuhnya. Jadi, begitulah.”
Page Six
menyebut sudah menghubungi perwakilan Spears terkait unggahan tersebut.
[Gambas:Instagram]
Cerita Spears mengenai pengalaman buruk prosedur kecantikannya itu muncul tak lama setelah ia curhat dirinya merasa “gagal sebagai seorang ibu.”
Ia mencurahkan perasaannya itu dalam pernyataan panjang. Semua itu bermula ketika salah satu putranya mengatakan kepadanya bahwa tidak percaya pada Tuhan, padahal Spears selama ini sangat menunjukkan dirinya sangat percaya akan Tuhan.
Salah satunya ketika ia terkena kasus menyetir sembari mabuk atau driving under influence (DUI) dan memilih menjalani rehabilitasi.
“Saya sangat bersyukur kepada teman-teman saya dan begitu banyak orang baik yang baru saya temui melalui perjalanan spiritual saya… semuanya adalah berkah tersembunyi,” katanya pada awal Mei 2026.
“Saya masih harus belajar bagaimana bersikap baik kepada diri sendiri dan cara saya berbicara kepada diri sendiri,” lanjut perempuan 44 tahun tersebut.
“Ini adalah perjalanan yang tak berujung dan terkadang saya hanya berhenti, melihat ke atas dan berkata, ‘Wow Tuhan, saya pikir itu Engkau,’ dan tersenyum!!!!”
(end)
[Gambas:Video Body Work Biz]
Baca lagi: Beda Nasib Kashmir yang Dikelola India vs Pakistan Jadi Sorotan
Baca lagi: Detik-detik Dokter Lindungi Pasien Operasi saat Gempa M 7,1 Jepang
Baca lagi: Coba-coba Slow Jogging, Lari ‘Slay’ yang Ternyata Tak Mudah-mudah Amat




3 Responses
Analisis yang sangat cerdas. Di samping aspek-aspek utama di atas, memanfaatkan jejaring komunitas bisa menjadi katalisator yang sangat ampuh untuk mempercepat penyebaran dampak positif dari konsep ini.misteruntung88
Luar biasa! Pembahasan dalam artikel ini sangat terstruktur dan mudah diikuti tanpa mengurangi kualitas bobot materinya. Penulis sangat berhasil menyampaikan ide-ide besar melalui analogi dan bahasa yang membumi. bejo88 link alternatif
“Membaca artikel ini memberikan perspektif baru yang belum pernah saya pikirkan sebelumnya. Penulisannya sangat rapi dan logis.” misteruntung88 link alternatif