
Jakarta, Body Work Biz Indonesia
—
Permasalahan terkait riwayat keluarga
Ha Young
berbuntut panjang. Beberapa brand dilaporkan mulai mengambil langkah menyusul kontroversi kakek buyut bintang Our Sticky Love itu pro-Jepang.
OSEN, seperti diberitakan
Chosun Biz
pada Rabu (12/8), memberitakan merek pakaian Artid mengubah status video iklan yang menampilkan Ha Young di saluran YouTube mereka menjadi private.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan tidak menyebutkan alasan di balik tindakan tersebut, namun hal itu dilakukan setelah ramai kontroversi mengenai sosok kakek buyutnya.
Selain itu, iklan Samsung Art TV dari Samsung Electronics, yang ditayangkan pada 2025, juga diubah statusnya menjadi private.
Respons dari industri periklanan ini mengindikasikan bahwa masalah tersebut ditanggapi dengan sangat serius.
Selain itu, unggahan blog resmi Kota Anyang yang memperkenalkan kakek buyut Ha Young, Ahn Sang-ho, sebagai seorang pejuang kemerdekaan juga telah diubah statusnya menjadi private.
[Gambas:Video Body Work Biz]
Unggahan mengenai Ahn Sang-ho di blog resmi Kota Anyang sebelumnya memuat kalimat, “Melalui pemberitaan, saya baru mengetahui sosok Ahn Sang-ho. Saya tidak menyangka ada begitu banyak pejuang kemerdekaan di Anyang.”
“Pejuang kemerdekaan tidak hanya mencakup mereka yang memimpin dengan cara menghadapi para pemimpin Jepang dan bertindak secara terbuka, tetapi juga sosok-sosok yang menunjukkan bahwa seseorang dapat melakukan perjuangan kemerdekaan di bidangnya masing-masing.”
Namun, unggahan tersebut kini tidak lagi dapat diakses publik.
Tak hanya itu, perubahan jadwal juga terjadi menyusul kontroversi tersebut. Rencana interview Ha-young soal drama terbarunya di Netflix, Our Sticky Love, dipastikan batal. Awalnya, agenda itu dijadwalkan berlangsung 14 Agustus.
Kontroversi latar belakang keluarga Ha Young ini mencuat setelah ia tampil dalam Problem Child in House, acara bincang-bincang KBS pada 7 Agustus.
Dalam acara tersebut, seperti diberitakan Korea Times pada Selasa (11/8), aktris yang begitu dikenal dalam The Trauma Code: Heroes on Call tersebut dengan bangga membeberkan latar belakang keluarganya di bidang medis.
Dalam acara tersebut, ia menceritakan bahwa kakek buyutnya menempuh pendidikan kedokteran Barat di Jepang, mendirikan klinik medis Barat swasta pertama di Seoul, serta pernah mengobati Kaisar Gojong (1852-1919).
Warganet dengan cepat mengidentifikasi sosok kakek buyutnya sebagai Ahn Sang-ho yang merupakan orang Korea pertama dengan lisensi medis Jepang pada 1902. Dari situ, mereka menyoroti aktivitas buyut Ha Young yang ternyata pro-Jepang.
Menurut artikel publikasi Desember 1918 di Maeil Sinbo, surat kabar resmi pemerintah kolonial Jepang di Korea, Ahn Sang-ho dikutip mengatakan bahwa keluarganya telah “berasimilasi sepenuhnya.”
Ketika kabar itu terungkap, Bistus Entertainment selaku agensi langsung menerbitkan bantahan. Permasalahan pun membesar sehari setelahnya ketika agensi dan Ha Young akhirnya mengakui fakta tersebut.
Agensi dan Ha Young secara pribadi meminta maaf atas hal tersebut. Agensi meminta maaf karena menerbitkan pernyataan sebelum semua fakta jelas. Ha Young juga meminta maaf karena selama ini membanggakan anggota keluarga tanpa tahu faktanya.
(chri)
Baca lagi: Hasil F1 GP Monaco: Antonelli, Bocah 19 Tahun Juara 5 Seri Beruntun
Baca lagi: Arisan Online Bodong Rp71 M di Jatim, Selebgram Ikut Promosi
Baca lagi: Imigrasi Bakal Naikkan Tarif Visa On Arrival hingga Rp1 Juta




9 Responses
crazyrich88cobain deh main di crazyrich88 ini situs gila banget sumpah ngasih kemenangan gaa nanggung”
miter138
untung88cobain main disitus ini gokil ga akan mengecewakan slotters
mister138saik bener ni situs ga akan ngecewain pemain slot dah pokoknya gw ajakin temen” gw semua ini
genting138 saik banget buat caru duit wkwk
Pembahasan yang sangat mencerahkan dan nambah wawasan. Yuk, yang mau langsung kepoin update terbaru dan nikmati layanannya, cus meluncur ke profit88 gacor .
fins88mantep situs gacor slot thailand emang ga ada lawan bos
seru banget main slot gacor
Jembatan TNI
Jembatan Merah Putih
Korem 051
benrieyadin sjamsoeddin
Jembatan Gantung
Jembatan Bekasi